Manfaat Membaca Al Qur'an
“(yaitu) orang-orang yang beriman
dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan
mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. ( QS. Ar Rad : 28)” Dari ayat
diatas, sudah jelas bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan tenang. Banyak
cara untuk mengingat Allah, termasuk membaca Al Qur’an, pedoman hidup umat
Islam.
Ada sebuah kisah seorang
kakeh yang hidup dengan cucu satu – satunya.
Kakek itu adalah seorang muslim yang taat dan tiada hari dalam hidupnya
tanpa membaca Al-Quran. Si Cucu yang melihat betapa sang kakek begitu khidmat
membaca Al-Quran penuh dengan penghayatan, bertanya : “Kek…!! Mendengar kakek
membaca Al-Quran, aku merasa hatiku sejuk sekali. Aku ingin sekali bisa
memahaminya sebagaimana kakek. Tapi aku tidak mampu, adapun yang aku pahami,
aku lupakan secepat aku menutup buku” Adakah manfaat-nya kita membaca AL-QURAN
tanpa mengetahui ARTINYA? Bukannya menjawab pertanyaan itu sang kakaeh
malah mengambil sebuah ember kotor, lalu
dilubangilah ember itu di bagian bawah dan samping-sampingnya, beberapa lubang.
“Anakku…! Bawalah ember ini ke sungai,
kemudian bawalah kembali kemari dengan sudah terisi penuh air.”
Si Cucu pun
menyanggupinya. Dan pergilah dia ke sungai untuk mengisi ember tersebut dengan
air, kemudian dia berusaha berlari sekencang-kencangnya agar setibanya di
tempat kakeknya airnya masih penuh. Dia pun melakukannya dengan
sungguh-sungguh. Tapi setibanya di tempat kakeknya, ternyata tidak sedikit pun
air yang tersisa. Semua airnya habis tertumpah sebelum tiba di tempat kakeknya.
Sang kakek sesekali menertawakannya. Dan berkata, “Kali ini kau harus berusaha
berlari lebih cepat lagi. AYO KAMU PASTI BISA….!” Si Cucu pun berusaha lebih
semangat lagi. Sampai akhirnya…!!! Dengan terengah-engah dia berkata kepada
kakeknya, “Kek…! Aku rasa ini mustahil secepat apapun aku berlari, air tersebut
akan lebih dulu habis sebelum aku sampai disini. Jadi ini suatu hal yang
percuma”
Dengan tersenyum sang kakek berkata,
“Anakku kamu pikir semua ini percuma? Sekarang coba lihat ini……….” Kakek
menunjuk ke ember yang dipegang cucunya tersebut. Dan berkata, “Bukankah ember
yang kau pegang tersebut sebelumnya kotor sekali? Dan lihatlah sekarang, sudah
menjadi ember yang bersih…! Luar dan dalam”
“Anakku hal itulah yang
terjadi ketika kamu membaca Al-Quran. Kamu tidak bisa memahami atau ingat
segalanya, tetapi ketika kamu membacanya lagi, kamu akan berubah, luar
dandalam… Itu adalah karunia dari Allah di dalam hidup kita.” Selain pesan
diatas, juga banyak hadits nabawi yang menganjukan kita untuk membaca Al-Quran,
tanpa menekankan pentingnya kita mengerti maknanya, diantaranya :
1. Orang yang Baca Al-Quran dengan Yang
Tidak Baca Berbeda
Dari
Abu Musa Al-Asy`arit berkata, Rasulullah bersabda, "Perumpamaan orang
mukmin yang membaca Al-Qur`an bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya
lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur`an bagaikan
kurma, rasanya lezat dan tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang
membaca Al-Qur`an bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit,
dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur`an bagaikan buah
hanzholah tidak berbau dan rasanya pahit." (HR Bukhari dan Muslim). Dari
hadits ini jelas sekali bahwa sekedar membaca Al-Quran atau tidak membacasudah
membedakan kedudukan seseorang. Berarti ada nilai tersendiri untuk sekedar
membaca Al-Quran.
2. Bersama Malaikat
Dari
`Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda, "Orang yang
membaca Al-Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan
bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca
Al-Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam
membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran." (HR Bukhari Muslim)
Semakin tegas lagi ketika
lafadz hadits ini menyebutkan kasus orang yang membaca Al-Quran dengan
terbata-bata yang tetap saja akan diberikan pahala. Jelas menunjukkan tentang
pentingnya membaca Al-Quran.
3. Bacaan Quran adalah Syafaat
Selain
itu juga kita temukan adanya dalil yang menyebutkan tentang salah satu fungsi
bacaan Quran sebagai syafaat yang akan menolong kita di hari akhir nanti.
Dari Abu Umamah Al-Bahili
t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda, "Bacalah Al-Qur`an!,
maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya
(HR Muslim)
4. Diberi Pahala per Huruf
Dan
semakin tegas lagi pentingnya membaca Al-Quran ketika Rasulullah SAW bersabda:
Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata bahwaRasulullahSAW, "Barangsiapa yang
membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan
satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak
mengatakan "Alif lam mim" itu satu huruf, tetapi "Alif" itu
satu huruf, "Lam" itu satu huruf dan "Mim" itu satu
huruf." (HR At Tirmidzi dan berkata, "Hadits hasan shahih).
Betul-betul disebutkan
bahwa membaca Al-Quran itu berpahala dan pahalanya dihitung perhuruf, di mana
setiap huruf akan dikalikan sepuluh kebajikan.
Dan waktu – waktu yang
paling utama untuk membaca Al Qur’an adalah Saat sholat, Malam hari : antara
waktu magrib dan isya , bagian malam yang terakhir dan Setelah subuh. Berapa
kali kita membaca Al Qur’an dalam satu hari satu malam? Satu? Dua? Tiga? Empat?
atau malah tidak pernah? Astagfirullah...
Bila kita membaca novel, nonton TV
atau Film, menghapal lagu paling cepat untuk mengerti dan menghapalnya. Namun
bila untuk mengaji atau membaca kitab suci al-Quran baru satu ayat, mata sudah
terasa lengket. Beberapa kali menguap. Baru lima menit membaca sudah seperti
lima jam rasanya. Namun ketika kita bersungguh-sungguh untuk membaca dan
meresapi isi kitab suci al-Quran akan banyak sekali manfaatnya dan meresapi
makna yang terkandung di dalamnya, sangat terbukti untuk kegunaannya,
membersihkan segala kotoran dihati kita, mendatangkan keberkahan, kebahagiaan
dan keselamatan bagi hidup kita dan keluarga kita. Salam Islam ^_^
(Source : http://rismamuttaqien.blogspot.co.id/2011/07/manfaat-membaca-al-quran.html)
Komentar
Posting Komentar